Selasa, 27 Agustus 2013

Pelajaran 5: Memperjuangkan kelestarian lingkungan hidup


Dapam pelajaran ini kita akan berbicara mengenai Memperjuangkan kelestarian lingkungan hidup, yang indah danharmonis. Memperjuangkan kelestarian lingkungan hidup adalah tanggung jawab kita semua oleh karena itu tindakan tidak perduli dengan alam seperti penebangan liar, buang sampah sembarangan, serta perncemaran baik besar ataupun kecil adalah hal-hal yang menghambat usaha untuk memperjuangkan kelestarian lingkungan hidup sehari-hari. Alam lingkungan kita sungguh indah dan harmonis. Secara simbolik Kitab Suci mengisahkan bahwa Tuhan menciptakan unsure-unsur ala mini satu persatu, dan tentang semuanya Kitab Suci menandaskan: Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
Sejarah tanah
Menurut sejarah alam, jutaan tahun lalu, bola bumi kita ini pernah berbentuk bongkahan batu dan padas. Batu-batu itu hancur sedikit demi sedikit dalam kurun waktu yang sangat lama. terkadang proses kehancuran itu dipercepat oleh prahara di bumi, misalnya letusan gunugn, benturan hebat dll. begitu panjang proses terbentuknya tanah maka kewajiban kita yang meninggalinya untuk melestarikannya.
Manfaat Tanah
Tanah adalah sumber kehidupan, apa yang kita makan sehari-hari berasal dari tanah. Karena tanah sebagai sumber kehidupan, akhir kehidupan pun berakhir di tanah.
Tanah adalah tempat tinggal, tanah juga menjadi tempat tinggal kita, dengan memiliki sbidang tanah untuk tempat tinggal kita akan merasa bahagia. Allah menjajikan pula sebidang tanah, sebuah tanah air, bagi Abraham dan keturunanya.
Tanah adalah symbol persatuan. Sebagian besar keluarga memiliki sebidang tanah atau lebih yang akan diwariskan turun menurun kepada para keturunan mereka. Oleh karena itu kita sering mempertahankannya mati-matian tanah warisan leluhur apapun taruhannya. tanah warisan leluhur itu sering kita beri nama yang merupakan nama kebanggan bagi kita bersama.
Manfaat Flora (tumbuh-tumbuhan)
Hutan memberi kita makanan berupa buah-buahan, daun-daunan dan batang-batang tanaman samapi ke akar-akar tanaman. Selain makanan, hutan memberi kita berbagai jenis obat-obatan.
Ada beberapa kegunaan hutan antara lain: Hutan membantu manusia untuk bernafas, Hutan mengatur suhu udara, hutan mendatangkan hujan, hutan menjadi tempat tinggal margasatwa, hutan menyimpan air, dan hutan melindungi tanah.
Manfaat Fauna (hewan)
Sejak zaman dahulu manusia membutuhkan binatang, entah itu sebagai sarana transportasi, sarana kerja, maupun diambil dagingnya. Fauna juga sangat bermanfaat untuk sesama fauna. Semua Fauna memiliki hubungan satu dengan yang lain dan saling berkait. Hewan yang satu membutuhkan hewan yang lain lagi, baik itu sebagai mangsa ataupun hubungan yang lain. Fauna juga bermanfaar untuk flora, banyak binatang membantu penyebaran tanaman tertentu, selain itu sisa dan kotoran hewan juga menjadi pupuk yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Manfaat fauna bagi tanah. Binatang yang sangat berjasa untuk menyuburkan tanah adalah cacing tanah, kumbang tanah, dsb.
1:1. Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. 1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. 1:3. Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. 1:4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. 1:5 Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. 1:6. Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.” 1:7 Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. 1:8 Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. 1:9. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.” Dan jadilah demikian. 1:10 Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 1:11 Berfirmanlah Allah: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian. 1:12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 1:13 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga. 1:14. Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, 1:15 dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.” Dan jadilah demikian. 1:16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. 1:17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, 1:18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 1:19 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat. 1:20. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala.” 1:21 Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 1:22 Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: “Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak.” 1:23 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima. 1:24. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar.” Dan jadilah demikian
Kisah penciptaan diatas adalah simbolik bahwa: Pertama, segala sesuatu berasal dari Allah, baik langsung atau tidak langsung. Seiring dengan teori evolusi bahwa ajaibnya revoluis alam sehingga tercipta lingkungan yang dinamis. Kedua, sebagaimana telah kita renungkan bahwa semua yang diciptakan Allah adalah baik adanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar