Jumat, 16 Agustus 2013

LAHIRNYA TEAM KERJA GURU AGAMA KATOLIK LAMANDAU



“....Janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga” (Filipi 2:4). Sepenggal teks Kitab Suci ini mendorong, menuntun dan mengarahkan langkah para pekerja kebuh anggur Tuhan untuk berkumpul bersama dalam satu kegiatan Temu Guru Agama Katolik Kabupaten Lamandau. Pertemuan yang dimotori oleh Pembimas Katolik Kabupaten Lamandau menyuguhkan sebuah tema ,”Peran Tokoh & Pemuda Katolik dalam mewujudkan Kesejahteraan Umum”. Tema ini dapat direfleksikan secara bersama-sama selama tiga hari (29-31Juli 2013) di aula Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau.

Kegiatan ini dibuka oleh Drs. H. Ahmad Yahya  sebagai Kepala Kemenag Kabupaten Lamandau. Dalam arahannya Bapak Drs. H. Ahmad Yahya mengatakan bahwa sebagai tokoh dan pemuda katolik sekaligus sebagai guru Agama Katolik harus betul-betul menjadi pelita di tengah umatnya. Guru agama bukan menjadi provokator di tengah jemaatnya tetapi menjadi panutan dan teladan jemaatnya. Ia bahkan menegaskan bahwa kita harus menciptakan suasana persaudaraan di antara sesama umat beragama. Dalam hal ini toleransi antar dan inter umat beragama harus ditegakkan. Dengan demikian maka terciptalah kedamaian di antara kita.
Di lain pihak panitia pelaksana kegiatan Bapak Bedi Dahaban,S.S dalam kata sambutannya mengajak semua rekan kerja guru agama katolik agar   dalam rentang waktu tiga hari (29-31Juli 2013)  Forum diharapkan menghasilkan beberapa rekomendasi ke future oriented, dan berusaha mengambil bagian untuk kemaslahatan di tempat tugas masing-masing dimanapun berada.

Hasil pergumulan selama tiga hari melahirkan sesuatu yang dipandang urgen  oleh tokoh-tokoh umat Katolik, pastor Paroki dan Pembimas Katolik Kabupaten Lamandau. Team Kerja Guru Agama Katolik Kabupaten Lamandau merupakan sebuah rekomendasi fiture oriented. Diharapkan bahwa dengan terbentuknya Team Kerja ini akan tercetus terobosan-terobosan baru untuk kemajuan guru agama dan katekis itu sendiri, tercipta kesejahteraan bersama di tengah masyarakat dan membangun iman umat yang lebih mandiri di hari-hari yang akan datang. 

Dengan terbentuknya Team Kerja Guru Agama Katolik, maka para pekerja kebun anggur Tuhan ini tidak akan berjalan sendiri-sendiri (baca memikirkan dirinya sendiri). Tetapi senantiasa bergerak dalam satu lingkaran KASIH persaudaran demi mewujudkan karya keselamatan di tengah dunia ini.  Dengan demikian Team ini senantiasa belajar dari Prinsip Ajaran Sosial Gereja dalam Laborem Exercens untuk selalu menciptakan kebaikan bersama. Bahwa setiap orang adalah bagian dari masyarakat. Tidak ada orang yang bisa hidup sendiri. Oleh karena itu setiap orang memiliki kewajiban untuk membantu mewujudkan kesejahteraan bersama di masyarakat, dan berhak juga untuk hidup sejahtera sebagai manusia yang bermartabat. Prinsip ini berlaku untuk semua orang di segala tempat.  

Selamat  dan Sukses Selalu untuk “TEAM KERJA GURU AGAMA KATOLIK KABUPATEN LAMANDAU”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar